JOMBANG, KabarNahdliyin – Di tengah adanya penonaktifan sejumlah kepesertaan BPJS Kesehatan PBI di Kabupaten Jombang, RSUD Jombang memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berlangsung sebagaimana mestinya.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan evaluasi internal begitu menerima informasi terkait perubahan status kepesertaan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada hambatan layanan di lapangan.
“Setelah kami lakukan pengecekan di seluruh unit, terutama bagian administrasi dan pelayanan rutin, alhamdulillah semuanya berjalan normal. Tidak ada pasien yang tertunda pelayanannya karena perubahan status BPJS,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Perhatian khusus diberikan pada Unit Hemodialisa (HD), mengingat pasien cuci darah memerlukan terapi berkala yang tidak boleh terlewat. Tercatat ada tiga pasien dengan status PBI nonaktif. Namun demikian, seluruhnya tetap mendapatkan layanan sesuai jadwal medis.
Dua pasien telah beralih ke skema kepesertaan mandiri dan kini kembali aktif. Sementara satu pasien lainnya masih dalam proses administrasi. Pihak rumah sakit turut memberikan pendampingan agar proses tersebut dapat segera terselesaikan dengan baik.
Manajemen RSUD Jombang juga memastikan tidak ada gangguan terhadap jadwal dokter maupun penurunan kualitas pelayanan. Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional dalam menjaga hak kesehatan masyarakat.
Komitmen RSUD Jombang jelas dan tegas: pelayanan kepada masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Perubahan administrasi tidak boleh mengurangi kualitas layanan kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar warga. (Muh)












