
JOMBANG, KN- Jika ada yang mengibaratkan NU kali ini pulang kapung, itu juga tidak salah. Sebab, sebelumnya tidak terdengar Muktamar NU ke 35 bakal digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yang notabene Pondok ini, didirikan oleh pendiri NU, beliau, Almaghfurlah KH. Wahab Chasbullah. Sebelumnya tidak terdengar panitia Muktamar PBNU menyuarakan PP BU Tambakberas sebagai shohibul bait, dengan kata lain tidak masuk radar yang disurvei oleh Tim PBNU.
Ini lah fakta, manusia hanya merencanakan hak veto tetap kembali kepada dzat yang maha berkuasa. Walhasil secara bulat semua setuju Pondok Pesantren Tambakberas sebagai shohibul bait Muktamar.
Mungkin waktu terlalu mepet sebagian warga nahdliyin, karena pelaksanaan tidak kurang dari 48 hari ketika diputus lokasi pelaksanaan tersebut. tetapi bagi Gus Rozaq, Ketua Yayasan PPBU, demi Nahdlatul Ulama dirinya siap ketika diberi amanat tersebut, “Untuk NU apapun siap, meski pelaksanaan tinggal menghitung hari,” katanya ketika ditemui wartawan di Kantor Yayasan PP BU Tambakberas pada Jumat (10/72026) lalu.
Dijelaskan, ada 6 lokasi yang telah dipersiapkan, pertama, tempat pembukaan, dilaksanakan di Lapangan sebelah Pondok diperkirakan memiliki kapasitas menampung muktamirin sekitar 5000 orang. Kedua, tempat sidang di GOR (Gedung Olah Raga) PP BU kapasitas sekitar 10 ribu undangan. Ketiga, Asrama peserta di gedung sekolah yang memungkinkan dan sudah disiapkan. Keempat, lahan parkir disiapkan sekitar 2 h sawah sedang digarap. Kelima, tempat untuk kehadiran Presiden dengan Helikopternya dan pejabat lainnya disiapkan di stadion Jombang. Keenam, tempat pengunjung juga sudah disiapkan disekitar Pondok, “Terdapat 4 gang disekitar Pondok insya Allah tempat tersebut untuk pengunjung. Karena Muktamar ini di PP BU Tambakberas maka semua kegiatan kita fokuskan di PP BU,” katanya lagi.
Dikatakan lagi, PP BU juga bergerak cepat, untuk dapur umum, telah disiapkan lahan 2000 m2, untuk dapur umum, “Petugas masak sudah disiapkan, tenaga ada dari Alumni, Tentara, Banser, GP Ansor, bahkan sekarang sumbangan 8 ekor sapi sudah datang beras berton-ton, untuk support juga sudah datang, dari PC NU se-Indonesi semua demi kelancaran dan suksesnya Muktamar NU ke 35,” katanya lagi.

Sementara itu, ketika Kabar Nahdliyin bertemu dengan Pengurus Jombang Ibu Kota Nahdliyin (Jik-Nah) di Lapangan, sempat mengatakan bahwa, Muktamar NU kali ini diibaratkan NU pulang kampung, “Ini moment NU pulang kampung, kita semua tidak tahu, jika kita lihat sudah 100 tahun usia NU, sudah waktunya NU pulang kampung, mungkin Muktamar NU kali ini seperti NU terlahir kembali,” kata Abu Bakar Sidik yang akrab disapa Cak Abu.
Ia berharap, semua pihak mau muhasabah diri demi kejayaan NU setelah 100 tahun, ini juga menjadi bukti bahwa langit masih cinta Nahdlatul Ulama,” katanya menenangkan. (mu)





