JOMBANG | Kabar Nahdliyin.com – Semangat berbagi di bulan Muharram 1448 Hijriah kembali diwujudkan melalui kegiatan Muharram Bahagia yang diselenggarakan NU Care Lazisnu PRNU Carangrejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Bertempat di Masjid Al Aziz, Dusun Carangpranti, Desa Carangrejo, kegiatan yang berlangsung pada 10 Muharram 1448 H ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap anak-anak yatim dan piatu.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Carangrejo Supriadji, S.T., jajaran Pengurus PRNU Carangrejo, pengurus NU Care Lazisnu, tokoh masyarakat, para donatur, serta keluarga penerima manfaat. Kehadiran berbagai unsur masyarakat mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah desa, organisasi keagamaan, dan masyarakat dalam mendukung program sosial yang bermanfaat.
Pada kesempatan tersebut, NU Care Lazisnu PRNU Carangrejo menyalurkan santunan kepada 46 anak yatim dan piatu se-Desa Carangrejo. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp250.000, sehingga total dana yang disalurkan mencapai Rp11.500.000. Dana tersebut berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat kepada NU Care Lazisnu.
Kepala Desa Carangrejo, Supriadji, S.T., memberikan apresiasi atas konsistensi NU Care Lazisnu dalam menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Muharram Bahagia yang dilaksanakan NU Care Lazisnu PRNU Carangrejo. Kegiatan ini bukan hanya memberikan bantuan materi kepada anak-anak yatim dan piatu, tetapi juga menunjukkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat Carangrejo. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi kita semua untuk saling berbagi dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
Ketua NU Care Lazisnu PRNU Carangrejo, Saiku, menegaskan bahwa Muharram Bahagia merupakan agenda tahunan sebagai bentuk tanggung jawab lembaga dalam mengelola amanah para donatur secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, pada tahun ini kami dapat menyalurkan santunan kepada 46 anak yatim dan piatu se-Desa Carangrejo. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui NU Care Lazisnu PRNU Carangrejo. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya dan membawa keberkahan bagi para donatur beserta keluarganya,” tutur Saiku.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan seluruh pihak yang selama ini turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial NU Care Lazisnu.
Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat Desa Carangrejo, H. Rofiudin, yang menilai kegiatan tersebut mampu mempererat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi kepada anak-anak yatim dan piatu. Ini adalah wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan,” ungkapnya.
Selain memberikan bantuan material, kegiatan Muharram Bahagia menjadi media mempererat silaturahmi antara pengurus, donatur, pemerintah desa, dan masyarakat. Momentum 10 Muharram, yang dalam tradisi Islam dikenal sebagai salah satu hari penuh keberkahan, dimanfaatkan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan semangat berbagi kepada generasi muda.
NU Care Lazisnu PRNU Carangrejo berharap program Muharram Bahagia dapat terus berkembang sehingga mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat pada masa mendatang. Dengan dukungan para donatur dan masyarakat, lembaga optimistis akan terus menghadirkan program-program sosial, pendidikan, dan kemanusiaan yang membawa maslahat bagi umat.
Mengusung tema “Berbagi Kasih, Menggapai Berkah”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan piatu merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus terus dijaga dan diamalkan. Semangat kebersamaan, keikhlasan, dan gotong royong diharapkan semakin menguatkan kehidupan masyarakat yang santun, beradab, dan berlandaskan nilai-nilai syariat serta hukum yang berlaku. (Hadi S)











