Jombang |Kabar Nahdliyin.com – Penasehat PC GP Ansor Jombang, H. Basyarudin Shaleh menegaskan pentingnya kaderisasi berkelanjutan dalam tubuh organisasi GP Ansor dan Banser. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi inspektur apel pembukaan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan) Satkorwil Banser Jawa Timur Angkatan XLI yang digelar di Pendopo Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jumat (8/5/2026).
Dalam amanatnya, H. Basyarudin menyampaikan bahwa Susbalan merupakan instrumen kaderisasi strategis untuk menjaga militansi, loyalitas, dan semangat pengabdian kader Ansor dan Banser dalam menjaga agama, bangsa, dan negara.
“Susbalan adalah instrumen kaderisasi yang harus terus dilakukan dalam rangka menjaga militansi kader Ansor dan Banser agar tetap kuat, disiplin, solid, dan siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Ia menilai tantangan organisasi ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan kader-kader Banser yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, loyalitas organisasi, serta semangat pengabdian yang tinggi.
Menurutnya, Banser selama ini telah terbukti menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI, mengawal ulama, serta hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“Banser harus terus menjadi kader yang tangguh, siap hadir di tengah masyarakat, menjaga persatuan, dan menjadi perekat bangsa,” imbuhnya.
Kegiatan Susbalan Angkatan XLI yang dilaksanakan PC GP Ansor Jombang tersebut berlangsung mulai 8 hingga 10 Mei 2026 dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-92 GP Ansor dengan tema “Bersatu, Berperan untuk Negeri.”
Dengan terselenggaranya Susbalan ini, diharapkan lahir kader-kader Banser yang semakin profesional, militan, serta mampu meneruskan perjuangan organisasi dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Hadi S)












