Bupati Siapkan Tempat Jalin Komunikasi, Hingga Pengurus Partai Betah Berjam-Jam Di Pendopo

oleh -715 views
Bupati bersama pengurus DPC Partai Gerindra ketika audensi (foto bersama)
Bupati bersama pengurus DPC Partai Gerindra ketika audensi (foto bersama)

JOMBANG, KN – Dewan Pengurus Cabang Partai Gerindra Kabupaten Jombang Senin (13/6) lalu melakukan audensi dengan Bupati Jombang Hj, Mundjidah Wahab, sekitar pukul 19.30 WIB jajaran DPC diterima. Acara digelar depan gazebo taman belakang Pendopo Kabupaten yang disesain menjadi tempat santai.
Dalam perkenalannya Octa Della Bilytha Permatasari, ST MBA (Inti) atau yang akrab disapa Mbak Della menyampaikan bahwa DPC Partai Gerindra siap menjalin kerjasama untuk membangun Kabupaten Jombang lebih baik, “DPC Partai Gerindra siap menjadi mitra untuk membangun Jombang lebih baik, ini saya perkenalkan jajaran pengurus DPC Partai Gerindra Jombang,” kata Mbak Della ketika memberi sambutan.
Tidak lupa, lanjut Ketua Partai termuda di Jombang ini, dirinya minta bimbingan kepada Bupati Jombang, karena posisinya sebagai Pengurus Gerinda Jombang masih bisa dibilang tahap awal di dunia politik, “Kami mohon kesempatan untuk audensi, Alhamdulillah malam ini kita dapat kesempatan, saya perkenalkan pengurus DPC, mohon bimbingan kepada Bu Nyai agar kita bisa bekerjasama membangun Jombang lebih baik,” katanya merendah.

Salah satu pengurus DPC lagi menikmati tempat santai yang disediakan Bupati
Salah satu pengurus DPC lagi menikmati tempat santai yang disediakan Bupati

Orang nomor satu di Jombang ini menyambut baik audensi atau silaturrahmi yang bangun DPC Partai Gerindra Jombang, “Saya sampaikan terima kasih semuanya, biasanya audensi seperti ini saya didampingi Kesbangpol karena berhalangan, sekarang yang mendampingi asisten Bidang Pemerintahan, ternyata pengurus Gerindra masih muda-muda semoga silaturrahmi ini menjadi silaturrahmi yang barokah,” kata Bupati.
Dijelaskan, menjalin komunikasi adalah hal baik, bahkan semua partai diajak ke Pendopo Kabupaten guna menjalin komunikasi, “Komunikasi seperti ini saya lakukan dengan semua Partai, Partai Demokrat, Partai Golkar dan PPP, mari kita manfaatkan tempat ini, saya juga tawari PKB monggo kalau mau silaturrahmi,” jelasnya lagi.
Ditambahkan, di Pendopo tugas Bupati hanya menjaga dan merawat agar tempat bisa representatif, “Tugas saya hanya menjaga dan merawat, tempat ini silahkan dimanfaatkan, karena semua disini milik rakyat, bahkan audensi dengan partai partai lain juga kita agedakan, tetapi saya tidak berani nawari DPC Partai Gerindra, karena Gerinda Jombang sudah punya tempat sangat luas,” katanya dengan nada guyon.
Orang nomor satu di Jombang ini mengaku sangat bangga dengan Ketua Partai seorang perempuan, “Jadi dulu Ketua Partai harus laki laki, waktu itu sulit Perempuan menjadi Ketua Partai, dikhawatirkan bagiamana nanti kalau rapatnya malam malam, tetapi sekarang tidak, sekarang Perempuan diberi hak, karena kondisi sekarang lebih terbuka, tinggal kerjasama yang baik, walau perempuan pokoknya mau belajar ya bisa, apalagi masih muda muda,” akunya.
Putri Kiai Wahab Hasbullah lalu menjelaskan, bagaimana usahanya menjadikan Kabupaten Jombang berkarakter dan berdaya saing, Jombang punya sebutan Kota Santri, “Saya mendapat pesan dari Kiai, jangan dikira warga Jombang ini santri semua, yang santri itu hanya sekitar Pondok Pesantren, bagaimana yang berada di pelosok – pelosok, Alhamdulilah sedikit demi sedikit nilai relegius sudah nampak,” jelasnya.
Bupati juga menjelaskan pentingnya pembangunan, seperti area Alun – Alun, pelebaran Jalan Wahid Hasyim, rencana pelebaran jalan belakang Kantor Pemkab, pengelolaan Tirta Wisata menjadi Perusahaan Daerah, Pembangunan Gedung Kesenian, Pembangunan Jombatan Ploso, pembangunan stadion yang representatif, membangun pasar tradisional, “Semua untuk kemaslahatan umat, karena kita mau menjadi pelayan yang baik, agar kebahagiaan dan kepuasan ada di masyarakat,” jelas Bupati.
Tetapi semua masih bisa diwujudkan beberapa saja, “Alun – alun sudah selesai, pelebaran jalan Wahid Hasyim hingga membongkar sungai juga sudah selesai, Jombatan ploso juga sudah selesai. Yang lainnya belum berjalan karena kita tidak bisa sosialisasi karena covid sekarang mulai reda, kita perlu memiliki stadion tingkat nasional semoga segera bisa diwujudkan,” katanya. (rani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.