
NASIONAL, KN – Sabtu 16 Mei 2026 lalu, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melaunching tidak kurang dari 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan demikian KDMP resmi dioperasionalkan.
Peresmian akbar tersebut dipusatkan di Desa Ngelawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sebagai tindak lanjut dari peresmian ini, pemerintah telah membidik perluasan operasional yang lebih besar. Untuk mengetahui detail lebih lanjut mengenai proyeksi pengembangan dan target operasional Koperasi Merah Putih di seluruh penjuru negeri.
Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat desa tidak hanya menjadi penonton, melainkan menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat terbesar dari pembangunan nasional. Ketika desa bergerak maju, ketahanan pangan kita akan semakin kokoh dari akar rumput.
Mari kita kawal bersama momentum kebangkitan ekonomi ini demi Indonesia yang makin berdaulat, adil, dan sejahtera!.
Wonogiri juara, 97 KDMP diresmikan, Langkah besar mulai terlihat di desa-desa Wonogiri.
Sebanyak 97 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) kini mulai menjalankan berbagai usaha untuk membantu ekonomi masyarakat.
Mulai dari agen LPG subsidi 3 Kg, apotek desa, hingga distribusi kebutuhan pokok — semuanya disiapkan agar warga lebih mudah mendapatkan layanan dan harga yang terjangkau.
Program ini diharapkan mampu. Menggerakkan ekonomi desa. Membuka peluang kerja baru. Memperkuat UMKM lokal. Mengurangi ketergantungan ekonomi kota.
Seremoni peresmian tingkat Kabupaten dipusatkan di Gerai KDKMP Singodutan, Kecamatan Selogiri. Peresmian di Wonogiri ini merupakan bagian dari 1.061 koperasi di seluruh Indonesia yang diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno beserta jajaran kepala perangkat daerah. Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, serta sejumlah Kepala Desa dan pengurus koperasi.
Seusai seremoni, jajaran Forkopimda langsung meninjau lini usaha yang ada di KDKMP Singodutan.
Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, menjelaskan dari total rencana 294 KDKMP yang akan didirikan di seluruh penjuru Wonogiri, baru 97 unit yang siap beroperasi pada tahap pertama ini. Berbagai lini bisnis yang dijalankan meliputi gerai sembako, agen LPG, apotek, koperasi simpan pinjam, penyediaan pupuk pertanian, hingga klinik kesehatan desa.
Setyo berharap kehadiran KDKMP mampu memotong rantai distribusi sehingga masyarakat bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih murah dan terjangkau.
“Wonogiri perlahan membangun kekuatan ekonomi dari desa,” katanya. Kabupaten Jombang gaduh terkait rekrutmen pegawai KDMP. Sebenarnya siapa yang serakah.

Setelah sebelumnya dikeluhkan karena dinilai tertutup dan tidak melibatkan pengurus koperasi, kini beredar dokumen yang diduga memuat daftar calon karyawan beserta nama pihak pemberi rekomendasi.
“Data itu sekarang sudah beredar luas di internal pengurus. Di situ ada kolom pemberi rekomendasi. Kalau benar data itu valid, tentu sangat memprihatinkan karena rekrutmen terkesan bukan berdasarkan kebutuhan koperasi,” ujar sebuah sumber.
“Kalau SDM diisi berdasarkan titipan, bukan kompetensi, ini berbahaya bagi keberlangsungan koperasi ke depan,” ujarnya lagi. (dari beberapa sumber)





