JOMBANG, KabarNahdliyin.com — Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Mayangan, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan santunan kepada anak yatim dan piatu.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Ratusan warga Desa Mayangan hadir mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus kepedulian terhadap anak-anak yatim dan piatu.
Dari hasil donasi masyarakat Desa Mayangan, terkumpul dana sebesar Rp60.800.000. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada 76 anak yatim dan piatu, dengan masing-masing menerima santunan sebesar Rp800.000.

Dalam tausiyahnya, KH Lukman Hakim Syafii dari Blitar mengingatkan jamaah mengenai kemuliaan Rasulullah Muhammad SAW serta pentingnya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
KH Lukman menyampaikan bahwa Rasulullah SAW membawa amanah utama untuk menyempurnakan akhlak manusia. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW:
“Innamā bu‘istu li utammima makārimal akhlāq.”
Menurutnya, risalah Rasulullah SAW tidak dapat dipisahkan dari pembentukan manusia yang memiliki akhlak, adab, dan kemuliaan budi pekerti.
Ia juga mengajak jamaah merenungkan keteraturan alam semesta sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Setiap bagian dari alam berjalan menurut ketentuan dan kodratnya. Ketika terjadi penyimpangan dari keteraturan tersebut, maka dapat menimbulkan ketidakseimbangan dan bencana.
Pesan lain yang ditekankan KH Lukman adalah pentingnya menjaga silaturahmi dan gemar bersedekah.
Ia mengingatkan bahwa silaturahmi merupakan amal yang memiliki keutamaan besar, sementara sedekah menjadi salah satu jalan untuk memperoleh keberkahan rezeki.
“Silaturahmi itu menambah umur panjang dan bersedekah menambah rezeki,” pesannya.

Ratusan warga tampak khidmat dan khusyuk mendengarkan tausiyah hingga acara berlangsung pada malam hari. Peringatan Maulid tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, mempererat ukhuwah warga, serta menumbuhkan kepedulian kepada anak yatim dan piatu.
Acara kemudian ditutup sekitar pukul 22.00 WIB dengan pembacaan sholawat bersama. Suasana penuh keberkahan dan kebersamaan mengiringi berakhirnya (Red) rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Mayangan.










