KMI Dorong Kemandirian Ekonomi Masjid di Bandung

Para penggiat kemasjidan Bandung Raya

BANDUNG | Kabar Nahdliyin.com – Yayasan Khadamul Masjid Indonesia terus menggelorakan gerakan kemandirian ekonomi masjid melalui forum “Sharing dan Inspirasi Pemberdayaan Ekonomi Masjid” di Masjid Baiturrahman Taman Kopo Indah, Sabtu (10/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak ba’da Subuh hingga pagi itu dihadiri jamaah, takmir, dan perwakilan DKM sejumlah masjid di Bandung. Forum digelar santai sambil menikmati sarapan dan kopi bersama.

Dalam pemaparannya, Kang Irwan dari Yayasan Khadamul Masjid Indonesia menegaskan pentingnya masjid memiliki sumber pendanaan mandiri dan tidak hanya bergantung pada donasi jamaah, zakat, infak, maupun sedekah.

“Ketergantungan masjid pada kencleng dan donasi tradisional harus mulai dikurangi. Masjid perlu memiliki amal usaha agar semakin kuat menopang peradaban Islami berbasis masjid,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, KMI memperkenalkan dua model usaha produktif untuk masjid. Pertama, penjualan produk melalui sistem affiliate halal yang dapat dikelola bersama jamaah. Kedua, budidaya sereh wangi sebagai amal usaha produktif masjid.

Program ini mendapat sambutan positif dari para pengurus masjid. Ketua DKM Masjid Baiturrahman Taman Kopo Indah, Ustadz Syahrul Djamal, menyatakan kesiapan pihaknya mengadopsi program tersebut demi memperkuat ekonomi umat.

Dukungan juga datang dari DKM Masjid Al Barkah Gegerkalong dan Daarul Muhajir yang menilai gerakan KMI mampu menjadi solusi sumber dana berkelanjutan bagi masjid.

Yayasan Khadamul Masjid Indonesia sendiri merupakan wadah penggerak masjid yang lahir dari event nasional penggiat masjid di Bandung empat tahun lalu. Fokus utamanya adalah edukasi, silaturahmi, dan kolaborasi guna memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban Islam yang rahmatan lil alamin. (Irwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *