Dua Ibu Nyai Kebanggaan Warga NU, Ibu Nyai Hj. Mundjidah Wahab dan Bu Nyai Hj Ida Fauziah di Wisuda Di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang

oleh -782 views
Ibu Nyai Hj. Mundjidah Wahab dan Bu Nyai Hj Ida Fauziah di Wisuda Di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang

JOMBANG, KN – Tidak salah jika warga NU bangga dengan tokoh tokoh NU sekarang karena berhasil menempati puncak kekuasaan, karena memang kenyataannya demikian. Terutama warga NU pada kader IPNU-IPPNU siapa tidak kenal dengan Hj. Ida Fauzia, beliau adalah mantan Ketua IPPNU, kini dia duduk sebagai Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Demikian juga dengan Ibu Nyai Hj. Mundjidah Wahab, beliau adalah tokoh Muslimat dan juga Pengasuh Pondok Pesantren Tambakberas Jombang, kini menjadi orang nomor satu di Kabupaten Jombang. Tidak heran jika ada warga NU yang menyimpulkan bahwa kini tokoh tokoh NU benar benar memegang kekuasaan. Memang, masih banyak selain kedua tokoh tersebut yang kini mengemban amanah dalam kekuasaan. Namun tidak akan kami laporkan disini, karena laporan ini hanya melaporkan bagaimana ketika dua bu Nyai tokoh NU ini bertemu.
Seperti lazimnya para undangan yang lain. Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Hj. Ida Fauzia pada Minggu (6/2/2022) siang, didampingi Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, menghadiri acara Wisuda Diniyyah Wisuda Amtsilati Ke 14, Ulang Tahun Ke 17 dan Hataman Tafsir Munir 2 di Pondok Pesantren Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur.
Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab yang hadir bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Jombang Drs Purwanto MKP dan Kepala Kesbangpol Jombang Anwar, MKP dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menaker RI Hj. Ida Fauziah yang sekaligus hadir sebagai orang tua santri serta seluruh orang tua dan wali santri. Ucapan selamat juga diberikan kepada para wisudawan wisudawati.

Menteri Ketenagakerjaan RI Hj. Ida Fauziah juga meresmikan beberapa ruangan kelas yang telah selesai dibangun.
Menteri Ketenagakerjaan RI Hj. Ida Fauziah juga meresmikan beberapa ruangan kelas yang telah selesai dibangun.

Dalam sambutannya Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab juga menyampaikan capaian vaksinasi di Kabupaten Jombang serta pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga yang telah terus berjalan.
Dengan adanya Gelombang tiga Covid 19 ini, Kabupaten Jombang yang sebelumnya sudah zona hijau dan masuk level 1 kini mulai kembali meningkat lagi yang positif Covid19. “Untuk itu mari kita tetap waspada, tetap prokes. Tetap sehat, jangan sembrono, waspada, dan hati hati. Pandemi belum selesai”, tutur Bupati Mundjidah Wahab.
Bupati Mundjidah Wahab juga terus mendorong para santri untuk terus menimba ilmu. Diibaratkan Bupati bahwa santri yang menjalani wisuda ini seperti buah mangga yang masih muda dan asam Agar menjadi manis ada yang dimakan dengan gula, ada dengan bumbu rujak dll. Untuk lebih matang, dan lebih manis lagi masih butuh proses yang panjang. Mengakhiri sambutannya Bupati Mundjidah Wahab mengajak seluruh yang hadir ber Sholawat Rajabiyah.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Hj. Ida Fauziah yang juga alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang ini sengaja menghadiri Wisuda Putranya yang juga mondok di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.
“Saya hadir disini, tidak untuk memberikan berpidato, tapi saya hadir sebagai orang tua santri yang mewakili para orang tua atau wali santri. Kebetulan putra saya juga diwisuda hari ini”, tutur Hj. Ida Fauziah.
Sebagai orang tua santri, Menaker Ida Fauziah mewakili para orang tua dan wali santri menyampaikan ucapan terima kasih juga rasa syukurnya kepada para Pengasuh dan Guru yang telah membimbing putra putrinya.
“Terimakasih kepada Bupati Jombang yang Guru juga inspirasi saya Ibu Nyai Mundjidah Wahab, Ketua Yayasan Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang, para pengasuh Assaidiyyah, guru-guru yang telah membimbing anak anak kami hingga sampai dititik ini”, tuturnya mengawali sambutannya.
Ditandaskan oleh Menaker Ida Fauziah, bahwa Wisuda bukan berarti selesai. Wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran. “Perjalanan kalian untuk menjadi Kyai masih panjang. Jangan jadi Kyai yang copypaste, jadilah kyai yang ilmunya manfaat dan dapat dipertanggungjawabkan”, pesannya.
Menaker RI juga mengajak kepada masyarakat untuk mensyukuri nikmat sehat. Pandemi belum selesai. Untuk itu masyarakat harus tetap menjaga kondisi kesehatannya dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan (prokes)
Disebutkan oleh Ida Fauziah bahwa Indonesia sangat luar biasa. Dalam menangani Pandemi Indonesia mendapatkan penghargaan diurutan kelima dunia bahwa Indonesia berhasil mengendalikan pandemi Covid 19. “Ini karena Pemerintahannya dan yang terpenting rakyatnya juga siap siaga. Semuanya memiliki peran luar biasa, dalam mengendalikan pandemi Covid-19 termasuk Lembaga Pendidikan, Ponpes, yang teguh menjalankan prokes. Pembelajaran dan Pengasuhan tetap berjalan baik meski pandemi.
Terkait Wisuda Amtsilati, Menaker Ida Fauziah menyebut bahwa diera digitalisasi para Generasi Z, yakni generasi yang ada dibawahnya generasi milenial, yang sukanya serba instan harus bersyukur dengan adanya metode metode pembelajaran yang terus berkembang dan inovatif termasuk Amtsilati. “Namun demikian kalian jangan hanya puas dan cukup bangga dengan pencapaian ini, namun teruslah belajar dan terus belajar”, pungkas Menaker Hj. Ida Fauziah.
Diakhir acara, Menteri Ketenagakerjaan RI Hj. Ida Fauziah juga meresmikan beberapa ruangan kelas yang telah selesai dibangun. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.