Demak, Kerajaan Islam Pertama di Pulau Jawa dan Sejarahnya Lengkap

oleh -511 views

Jakarta, KN – Kerajaan Islam pertama di pulau Jawa adalah Demak yang muncul pada pertengahan akhir abad ke-15 Masehi. Kerajaan Demak didirikan Sultan Fatah yang masih keturunan dari raja-raja Majapahit.
Raden Fatah yang dikenal juga dengan nama Pangeran Jimbun merupakan putra Raja Majapahit Kertabumi Brawijaya V dengan ibunya Putri Champa keturunan China. Raden Fatah belajar Islam pada Raden Rahmat (Sunan Ampel).

“Dalam masa akhir belajar agama Islam, Raden Fatah kemudian dinikahkan dengan Nyai Ageng Malaka, putri Sunan Ampel,” tulis Naily Fadhilah dalam jurnal berjudul Jejak Peradaban dan Hukum Islam Masa Kerajaan Demak

Saat ilmunya dirasa sudah cukup, Raden Fatah diperintah Sunan Ampel untuk menyebarkan Islam di Glagahwangi. Tulisan yang terbit di al-Mawarid:
Jurnal Syari`ah & Hukum ini menjelaskan, lokasi tersebut nantinya menjadi tempat Demak berdiri.
Secara geografis, kerajaan Islam pertama di pulau Jawa ini terletak di daerah Jawa Tengah. Letak Demak sangat menguntungkan untuk perdagangan dan pertanian. Saat itu, Demak terletak di tepi selat antara Pegunungan Muria dengan Jawa.

Sebelumnya, Demak adalah wilayah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit. Demak lebih dikenal sebagai Bintara atau Glagahwangi. Kadipaten Demak adalah hadiah dari Raja Kertabumi Brawijaya V kepada Raden Fatah.

Wilayah ini diolah Raden Fatah dan istrinya dengan baik melalui pendirian pondok pesantren setelah tahun 1475 M. Pesantren ini menjadi pusat kegiatan dakwah di Glagahwangi dan awal mula kerajaan Demak. Berdirinya pesantren menjadi faktor penting kesuksesan dakwah.

Selain Raden Fatah, para wali punya peran penting dalam mengembangkan kerajaan Islam pertama di pulau Jawa dan usaha dakwah. Alih-aling langsung menyerang Majapahit dan menegaskan diri sebagai kerajaan Islam, Demak terlebih dulu mengikuti kemauan penguasa.

Dengan siasat matang dan kongkrit para wali, Demak baru menyerang Majapahit setelah dikuasau Prabu Girindrawardhana dari kerajaan Keling Kediri. Setelah sang raja kalah, barulah Demak memproklamasikan diri sebagai kerajaan Islam.

Pada tanggal 11 malam 12 Rabiul Awal 1482 M, Raden Fatah diangkat menjadi sultan pertama Kerajaan Demak bergelar Sultan Alam Akbar al Fatah. Selain Raden Fatah, Demak sempat dipimpin Pati Unus (1513-1521), Sultan Tranggana (1521-1546), dan Sultan Prawata (1546-1561).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.