JAKARTA | KabarNahdliyin.com – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama. Ketua Umum PP Fatayat NU sekaligus Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2022–2027, Margareth Aliyatul Maimunah, wafat pada Ahad, 1 Maret 2026 pukul 08.25 WIB di RS Fatmawati.
Kabar wafatnya almarhumah disampaikan oleh sang suami, KH Abdullah Masud, yang juga menjabat sebagai Ketua PCNU Tangerang Selatan.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah mengampuni dan merahmati beliau,” demikian doa yang mengalir dari para sahabat dan kader Nahdliyin di berbagai daerah.
Almarhumah dikenal sebagai sosok tangguh dan berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak. Di bawah kepemimpinannya, Fatayat NU aktif mendorong penguatan perlindungan anak, pendidikan keluarga, serta pemberdayaan perempuan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Sebagai Ketua KPAI, beliau juga konsisten menyuarakan pentingnya perlindungan anak dari kekerasan, eksploitasi, dan ketidakadilan sosial. Ketegasan sikapnya berpadu dengan kelembutan tutur kata, menjadikan beliau figur pemimpin yang disegani sekaligus dirindukan.
Jenazah almarhumah disemayamkan di RS Fatmawati hingga pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, direncanakan dishalatkan atau disemayamkan di kantor PBNU usai Shalat Dhuhur sebelum diberangkatkan ke Jombang untuk dimakamkan.
Keluarga besar PC Fatayat NU Jombang menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sosok yang mereka sebut sebagai sahabat sekaligus inspirasi perjuangan.
“Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya, menerima seluruh amal ibadah beliau, serta menempatkannya di surga terbaik-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan keikhlasan dan ketabahan,” demikian pernyataan resmi keluarga besar Fatayat NU Jombang.
Kepergian Hj Margareth Aliyatul Maimunah menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi Fatayat NU, tetapi juga bagi bangsa Indonesia. Pengabdiannya dalam membela kelompok rentan menjadi teladan yang akan terus dikenang.
اللهم اغفر لها وارحمها واعف عنها
Ya Allah, ampuni beliau, rahmati beliau, dan maafkan segala khilafnya.
KabarNahdliyin.com mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk mendoakan almarhumah, melanjutkan semangat pengabdian, serta menjaga warisan perjuangan beliau demi kemaslahatan umat dan bangsa.












