HPN ke 2022 Wabup Jombang ajak, menjaga persatuan bangsa dengan satu kata tarikan nafas “Rukun dan Bersatu”

oleh -963 views

JOMBANG, KN – Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022, di Kabupaten Jombang dirayakan secara sinergi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang dengan Radio Suara Jombang, pada Rabu (23/2/2022) lalu, di halaman Radio Suara Jombang Jl. KH Wahid Hasyim 132 Jombang, Jawa Timur dihadiri Wakil Bupati Jombang Sumrambah, mewakili Bupati Mundjidah Wahab.
Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyampaikan permohonan maaf serta salam dari Bupati Jombang yang tidak dapat hadir secara langsung karena persiapan menyambut kunjungan Kapolda Jawa Timur di Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang. “Ibu Bupati, Ibu Hj. Mundjidah Wahab menyampaikan salam buat penjenengan semua serta doa beliau untuk kita semua agar kita selalu sehat walafiat, Allahumma Amin,” tutur Wakil Bupati Jombang Sumrambah.
Wabup Sumrambah yang hadir bersama Forkopimda didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Jombang Dr. drg. Subandriyah MKP, bersama Kepala OPD terkait, menekankan pentingnya kerukunan dan memperkuat sinergitas adalah sebuah kekuatan untuk memajukan Kabupaten Jombang dan sinergisitas ini akan bisa membuat Kabupaten Jombang menjadi Berkarakter dan Berdaya Saing.
“Saya ingin mengingatkan kita semua terhadap kondisi bangsa kita hari ini, yang semakin hari semakin berat. Sebagaimana sejarah kejayaan kerajaan-kerajaan yang ada di negeri ini hingga dimasa keruntuhannya, semua penyebab terjadinya perpecahan dan kehancuran itu bukan dari orang lain tapi itu dari dalam kerajaan tersebut kemudian perpecahan saling adu domba itu menjadi hal yang paling utama yang menjadi penyebab kehancuran sebuah bangsa. Oleh sebab itu, ini semua menegaskan bahwa tugas kita bersama untuk menjaga bangsa ini menjadi suatu keharusan. Kalau ingin menjaga bangsa ini maka hanya satu kata “Rukun dan Bersatu, Bersatu,” tandas Wabup Sumrambah.
Kita harus berhati-hati, kita harus menjaga diri janganlah kita dengan mudah menulis sesuatu mengupload sesuatu di media sosial yang pada akhirnya akan menimbulkan perpecahan bangsa ini,” katanya lagi.
Tasyakuran sederhana ditandai dengan Potong Tumpeng oleh Wakil Bupati Sumrambah yang diserahkan kepada Ketua PWI, Sutono Abdila, Kabid Humas Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Aries Yuswantono serta potongan tumpeng ketiga diserahkan kepada fans Radio Suara Jombang. Serta santunan kepada anak yatim .

Wabup bersama Forkopimda juga sempat masuk studio siaran untuk siaran langsung menyampaikan ucapan selamat ulang kepada pendengar radio Suara Jombang.

Sementara itu Ketua PWI Jombang Sutono Abdila, PWI Jombang pada HPN 2022 ini memberikan Penghargaan bagi 5 desa terbaik dalam Pengelolaan Informasi Digital dan 4 desa terbaik dalam Pengelolaan Wisata di Kabupaten Jombang pada acara tersebut.
Penghargaan berupa sertifikat dan trophy itu terasa spesial bagi Desa yang menerima karena diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah.
Lima desa terbaik dalam Pengelolaan Informasi Digital:
1. Desa Kedunglosari, Kecamatan Tembelang
2. Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso
3. Desa Kayangan, Kecamatan Diwek
4. Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto
5. Desa Pulosari, Kecamatan Bareng
Empat desa terbaik dalam pengelolaan wisata:
1. Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam
2. Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam
3. Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng
4. Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto

“Penghargaan ini layak diberikan kepada desa-desa yang kami anggap aktif dalam mengembangkan informasi digital dan meningkatkan ekonomi daerah melalui pengembangan wisata desa.
Apresiasi yang mendalam dari kami para wartawan. Karena menurut kami desa yang merupakan unsur mendasar yang menghubungkan antara pemerintah dengan masyarakat secara langsung,” tutur Sutono.
Penilaian dilakukan PWI Jombang secara langsung melakukan observasi, meneliti dan mengonfirmasi berbagai pihak. Acuannya yaitu pada sisi konten, informatif, desain, inovasi dan komitmen pemerintah desa dalam penilaian desa terbaik dalam pengelolaan informasi digital.
Sementara itu, penilaian pengelolaan wisata desa terbaik untuk meningkatkan perekonomian daerah merujuk pada destinasi yang ditawarkan, manajemen, pengaruhnya terhadap perekonomian lokal, serta komitmen dukungan pemerintah desa untuk menjaga keberlangsungan destinasi wisata yang dimiliki.
Ketua PWI Jombang berharap dengan adanya penghargaan yang diberikan oleh PWI Jombang ini mampu memacu semangat pemerintah desa yang ada di Kabupaten Jombang untuk menyampaikan informasi digital dengan baik dan juga meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengelola wisata desa.

PWI Jombang tidak ingin generasi muda terjebak pada arus informasi yang menyesatkan ataupun terjebak pada penggunaan internet yang tidak sehat.
“Sebagai bentuk dukungan PWI Jombang terhadap pembangunan generasi yang berkualitas, kami akan melaksanakan safari jurnalistik dengan sasaran pelajar dan santri di Kabupaten Jombang untuk belajar jurnalistik dan bagaimana berinteraksi menggunakan internet secara sehat,” tegas Sutono.
Tak lupa, tantangan jurnalisme saat ini hingga masa depan, memerlukan kesiapan pengetahuan dan skill para insan pers. Peningkatan kapasitas wartawan menjadi sebuah keharusan.
“Karena itu, selama tahun ini, PWI Jombang menyiapkan sejumlah agenda capacity building bagi wartawan pada isu-isu kebencanaan, perspektif perlindungan perempuan dan anak, serta memperkuat jiwa entrepreneurship melalui studi pengelolan dan pengembangan UMKM,” katanya. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.