Gubernur Resmikan Proyek Revitalisasi Alun Alun Dan Gedung Baru Bank Pemerintah Kabupaten Jombang, 21 Februari 2022

oleh -931 views

JOMBANG, KN – Pandemi Covid 19, tidak mengurangi semangat dan kinerja Pemerintah Kabupaten Jombang dalam membangun. Hal ini terbukti dengan selesainya beberapa proyek infrastruktur strategis ditahun 2021, diantaranya Proyek Revitalisasi Alun Alun dan pembangunan Gedung Baru Bank Jombang 7 lantai yang telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa, bersama Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, pada Senin (21/2/2022) lalu.
(Gubernur Jawa Timur Menandatangani Prasasti Revitalisasi Alon Alon Jombang )
Diarea lokasi Alon Alon Jombang juga ada kegiatan Operasi Pasar Murah Minyak Goreng, Beras dan Gula, serta kegiatan Vaksinasi. Sementara di area Playground tampak anak anak dari beberapa Yayasan Yatim Piatu di Kabupaten Jombang bermain dan mendapatkan materi edukasi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan telah diresmikannya Revitalisasi Alon Alon Jombang juga Bank Jombang Bank nge Wong Jombang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Jombang atau masyarakat yang sedang berada di Jombang.
(Peresmian Gedung Bank Jombang Oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab). Kepada Ketua DPRD Jombang, Gubernur berpesan untuk dapat memberikan Support APBD terkait bunga bank bagi pelaku usaha ultra mikro. “Saya mohon kepada DPRD dapat memberikan support APBD terkait subsidi bunga bagi Pelaku Usaha Ultra Mikro. Sebagaimana hasil keliling saya di dua per tiga Jawa Timur, para pelaku usaha ultra mikro ini kalau mau kulakan, pas tidak punya modal mereka akhirnya terjerat renternir. Kita berharap adanya bantalan ekonomi bisa dilakukan dengan sinergitas kita semua, ada BUMD Provinsi dan Kabupaten, ada Baznas Provinsi juga Baznas Kabupaten. Semua bersinergi untuk membantu,” tutur Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur, ketika resmikan Gedung Baru Bank Jombang 7 Lantai.

Termasuk dengan adanya Pasar Murah Minyak Goreng yang dilaksanakan diberbagai Kabupaten /Kota di Jawa Timur, Gubernur Khofifah juga meminta Bupati/Walikota di Jawa Timur untuk mengundang para distributor minyak goreng untuk bisa mengurai supply logistik yang tersumbat. “Tolong ini jangan dianggap enteng, mari segera kita turun, jaga komitmen kita bersama untuk membuka sumbatan distribusi minyak goreng ini. Kalau saat kita turun di perusahaan minyak goreng mereka mengatakan tidak mengurangi produksinya, akan tetapi di lapangan terjadi kelangkaan, ini berarti ada rantai yang missing link di Produsen dan Konsumen. Tolong segera dikeluarkan dan jika ada masalah segera dicari solusinya,” tandas Gubernur Jawa Timur.

Hj. Mundjidah Wahab, Bupati Jombang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih dengan selesainya 7 Proyek infrastruktur strategis, yang 2 diantaranya telah diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur.
“Sebenarnya di tahun 2021 tidak hanya 7 proyek ini yang kita selesaikan, ada beberapa proyek penting lainnya seperti Pembangunan Pedestrian Wahid Hasyim, Jembatan Ploso Baru, pembangunan dan rehabilitasi 1.175 (seribu seratus lima puluh tujuh) sekolah TK, SD dan SMP serta pembangunan lainnya, Alhamdulilah ditengah pandemi tahun 2021 tidak mengurangi produktivitas kita, pembangunan terus berjalan,” tandasnya.
Diungkapkan Bupati Mundjidah Wahab bahwa pembangunan dan revitalisasi fungsi alun alun Jombang bertujuan mewujudkan icon kawasan alun alun yang multi fungsi dan modern, dengan tetap mempertahankan karakter dan warisan yang ada. Alun Alun disulap sebagai kawasan terbuka hijau dan tempat upacara. “Kegiatan upacara nantinya kita tidak ingin membelakangi masjid. Pemimpin upacara akan menghadap ke arah utara, sementara peserta upacara menghadap ke selatan. Ini merupakan implementasi rasa Ta’dzim kita kepada Alloh SWT,” ungkap Bupati Mundjidah Wahab.
Bupati juga menyebut bahwa Revitalisasi Alun Alun juga memperhatikan pembangunan karakter anak. Sebab tersedia sarana bermain dan edukasi yang berfungsi sebagai ruang kelas terbuka (outdor). “Kami sediakan tenaga pendamping untuk edukasi. Animo masyarakat sangat tinggi untuk menikmati sarana edukasi ini,” tuturnya.
Kedepan Revitalisasi Alun Alun akan dilakukan secara bertahap. Alun Alun bagian Barat akan dimanfaatkan untuk pedestrian yang lebar,di lengkapi dengan payung hidrolis sehingga nyaman digunakan masyarakat saat solat berjama’ah di hari-hari besar, seperti Idul Fitri dan dan Idul Adha. “Dalam rangka pembangunan tahap 2 ini, kami sangat mengharapkan dukungan dari Ibu Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, sehingga Pembangunan Tahap II tersebut dapat berjalan lancar dan sukses,” harap Bupati Jombang.
Terkait Bank Jombang, yang juga telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Bupati juga menyampaikan apresiasinya atas perkembangannya yang luar biasa. “Alhamdulilah, Bank Jombang usahanya berjalan lancar dan terus berkembang. Tahun 2011, aset masih 38 Miliar dan belum punya Kantor Kas satupun. Dalam waktu 10 tahun, yakni pada 2021, aset sudah mencapai 610 miliar dan mempunyai 26 jaringan kantor termasuk 1 Kantor Cabang Fintech,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.
Kantor Pusat Bank Jombang Tower, Bank e Wong Jombang 7 lantai ini telah beroperasi pada 14 Februari 2022. Perkembangan Bank Jombang yang luar biasa sangat butuh gedung yang representative. Pembangunan gedung ini tidak menggunakan APBD. “Kami berharap, dengan adanya fasilitas gedung baru ini, Bank Jombang pelayanannya semakin professional, mampu bersaing dan terus berkembang sehingga di tahun 2024 diharapkan dapat mencapai target 1 triliun assetnya, seluruh warga Jombang bias menjadi nasabahnya,” tandas Bupati Mundjidah Wahab.


Untuk mencapai target tersebut, Bank Jombang memiliki beberapa terobosan produk, yaitu SIWBANGTIS (Simpanan Warga Jombang Otomatis). Dengan nomor NIK KTP saja, masyarakat sudah bisa membuka rekening dengan nomor tersebut. Ada juga Produk KURDA (Kredit Usaha Rakyat Daerah). Dengan bunga kompetitif yang didukung oleh pejabat eksekutif dan legislatif maka KURDA mampu bersaing dengan KUR (Kredit Usaha Rakyat). Sehingga KURDA tetap menjadi bagian dari BUMD yang menjaga kepentingan masyarakat, dan juga melindungi Bank Jombang dari persaingan bisnis yang cukup ketat.
Usai Peresmian Proyek Revitalisasi Alun Alun Dan Gedung Baru Bank Jombang, Bupati Jombang pada siang harinya meresmikan 5 proyek strategis lainnya. Lima proyek itu diantaranya pembangunan dan rehabilitasi Kantor Kecamatan di Sumobito, 3 Puskesmas yang ada di Kecamatan Jogoroto, Ngoro dan Sumobito, serta pembangunan Sentra Industri Daur Ulang Slag Alumunium di Sumobito. Peresmian dilaksanakan di Ruang Swagata Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang.
Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan roncean melati dan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah Indarparawansa itu, juga dirangkai dengan penyerahan sertifikat garansi keselamatan dari PT. Pro Landscape kepada Bupati Jombang. Penyerahan piagam penghargaan atas partisipasi CSR dalam rangka pemulihan lahan terkontaminasi limbah B3 Abu Alumunium oleh Bupati Jombang kepada PT. Semen Indonesia. Serta penyerahan Penghargaan Adiwiyata Tingkat Nasional kepada SMPN 3 Mojoagung, MTS Al Hikam Jatirejo Diwek, SDN Mojotrisno Mojoagung. Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi kepada SDN Tanjung Gunung Peterongan, MI Perguruan Mualimat Cukir, MI Thoyib Hidayat Pojok Puton Diwek. Penghargaan Desa Berseri Tingkat Provinsi kepada Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung, Kelurahan Kaliwungu Kecamatan Jombang. Penghargaan Eco Pesantren Mambaul Hikam Jatirejo. (Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.