Disdikbud Jombang Bina Juru Pelihara, Ikhtiar Merawat Cagar Budaya sebagai Amanah Peradaban

JOMBANG | KABARNAHDLIYIN.COM – Merawat warisan budaya bukan semata menjaga peninggalan masa lalu, tetapi bagian dari ikhtiar menjaga peradaban dan jati diri umat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melalui Pamong Budaya, Anom Antono, melaksanakan pembinaan juru pelihara cagar budaya pada Rabu (7/1/2026) pagi di Ruang Rapat Sekretariat Disdikbud Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini menjadi bentuk khidmah pemerintah daerah dalam melestarikan warisan sejarah yang memiliki nilai luhur bagi masyarakat. Juru pelihara diposisikan sebagai penjaga amanah, yang tidak hanya bertugas merawat fisik situs, tetapi juga menjaga nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

Dalam arahannya, Anom Antono menegaskan bahwa cagar budaya merupakan bagian penting dari identitas daerah sekaligus sumber pembelajaran bagi generasi mendatang. Oleh karena itu, peran juru pelihara sangat strategis dalam memastikan keberlanjutan nilai-nilai tersebut.

“Merawat cagar budaya adalah bagian dari tanggung jawab moral kita bersama. Juru pelihara memegang peran penting sebagai garda terdepan dalam menjaga warisan sejarah agar tetap terawat, lestari, dan bermartabat,” ungkapnya.

Materi pembinaan meliputi pemahaman dasar mengenai cagar budaya, teknik pemeliharaan sederhana sesuai kaidah pelestarian, tata cara pelaporan kondisi situs, serta upaya pencegahan kerusakan dan vandalisme. Selain itu, peserta diajak berdiskusi untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Suasana pembinaan berlangsung dialogis dan penuh keakraban. Para juru pelihara menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari faktor alam hingga rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga situs bersejarah. Diskusi tersebut menjadi ruang musyawarah untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai pembinaan tersebut sangat bermanfaat dalam memperdalam pemahaman, memperkuat rasa tanggung jawab, serta meneguhkan niat ngabdi dalam menjaga cagar budaya sebagai bagian dari khazanah peradaban bangsa.

Disdikbud Kabupaten Jombang berharap, melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, pelestarian cagar budaya dapat berjalan lebih optimal. Dengan semangat kebersamaan warisan sejarah diharapkan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang sebagai sumber ilmu, inspirasi, dan kebanggaan umat. (Hadi S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *