Jamaah Khotmil Quran Masjid Al-Ikhlas Santuni Dhuafa dan Anak Yatim, Bukti Kepedulian Sosial di Momentum Tahun Baru Islam

Suasana gembira dan haru  baksos dimasjid Al Ihlas

JOMBANG | kabarnahdliyin.com – Jamaah Khotmil Quran Masjid Al-Ikhlas, Perumda, Jalan Anggrek 9, Desa Candimulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) sebagai wujud kepedulian terhadap kaum dhuafa dan anak yatim. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (6/7/2025) pagi dan diikuti setidaknya 142 penerima manfaat.

Baksos digelar bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah, menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa empati di tengah masyarakat. Kegiatan dikemas dalam suasana religius melalui rangkaian acara Khotmil Quran kelompok ibu-ibu Masjid Al-Ikhlas yang selama ini rutin digelar setiap bulan.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT karena program khotmil quran ibu-ibu Masjid Al-Ikhlas tetap istiqomah hingga saat ini. Semoga kegiatan ini menambah keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ujar Ketua Khotmil Quran Hj Suruji dalam sambutannya di hadapan jamaah dan undangan.

Menurut Suruji, kelompok Khotmil Quran ibu-ibu Masjid Al-Ikhlas kini memiliki anggota sekitar 60 orang. Selain mengkhatamkan Al-Quran setiap bulan, para anggota juga aktif menggalang donasi untuk kegiatan sosial, termasuk santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim. Dalam kesempatan kali ini, santunan yang disalurkan berupa paket sembako dan uang tunai dengan total nilai mencapai Rp 20 juta.

Meningkatkan Kepedulian

Acara bakti sosial diawali dengan pembacaan Juz 30 Al-Quran oleh para ibu-ibu jamaah, disusul lantunan sholawat nabi yang menambah kekhusyukan suasana. Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, antara lain Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Sujud Wiyono beserta pengurus harian, Ketua RW 11 Amik Purdinata, tokoh agama, serta para jamaah Masjid Al-Ikhlas.

Dalam sambutannya, Sujud Wiyono menceritakan perjalanan Masjid Al-Ikhlas sejak awal berdiri hingga kini yang terus berkembang. Ia menyebut banyak kegiatan keagamaan yang secara rutin digelar di masjid, seperti Khotmil Quran, istighotsah kubro, manaqib, hingga pengajian umum Lailatul Ijtimah.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena masjid ini terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Selain menjadi pusat ibadah, Masjid Al-Ikhlas juga menjadi pusat kegiatan sosial dan pembinaan umat,” kata Sujud.

Ia berharap, kegiatan seperti baksos tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial, tetapi juga menjadi budaya kepedulian sosial di tengah masyarakat. Terlebih, di momen Tahun Baru Islam yang sarat makna spiritual dan sosial.

Disambut Antusias

Santunan diserahkan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan anak yatim dan kaum dhuafa, disaksikan para jamaah, pengurus masjid, dan tamu undangan. Wajah-wajah ceria tampak menghiasi para penerima manfaat yang merasa terbantu dengan bantuan tersebut.

“Terima kasih banyak kepada para jamaah Masjid Al-Ikhlas yang sudah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat berarti,” kata salah seorang penerima santunan.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ust Ahmad Muslim Al Karim, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT bagi semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanya kegiatan sosial ini, jamaah Masjid Al-Ikhlas berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah semata, melainkan juga menjadi pusat pemberdayaan sosial yang membawa manfaat bagi masyarakat sekitar. (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *