Gerakan “MOJOKRAPAK BERSEDEKAH” Dapat mendorong pengusaha keluarkan Zakat Maal

by -
Suasana di Balai Desa Mojokrapak

JOMBANG (KN) – “Mojokrapak Bersedekah” babarangkali kalimat ini yang pantas disematkan dalam acara pembagian zakat maal setiap tahun di Desa Mojokrapak. Setiap tahun warga Desa Mojokrapak tanpa kecuali baik domisili tetap maupun kontrak dapat menikmati uluran sodaqoh dan zakat maal dari sang pengusaha sekaligus Kepala Desa Mojokrapak H. Warsubi dan H. Agung Wicaksono. Tidak hanya warga Mojokrapak melainkan ada warga – warga yang lain, selain warga Mojokrapak juga menerima.

Zakat maal merupakan ketetapan Alloh menyangkut harta yg diperoleh seseorang, Seseorang yang beruntung memperoleh kekayaan yang melimpah hakekatnya harta hanya merupakan titipan sebagai amanat untuk disalurkan dan dibelanjakan sesuai dengan kehendak pemilik sebenarnya.

Zakat maal hukumnya wajib bagi yang mampu secara finansial dan mencapai batas minimal kewajiban membayar zakat (nisab) yaitu batas terendah yang telah ditetapkan secara syar’i yang menjadi pedoman menentukan kewajiban seseoarang mengeluarkan zakat.

Sebagaimana yang ditunjukkan keluarga H. Warsubi sang pengusaha sekaligus Kepala Desa Mojokrapak dan keluarga H. Agung Wicaksono ( pengusaha) Dusun Bulak Mojokrapak Tembelang jombang, mereka membagikan zakat maal dalam satu paket yang terdiri dari beras 3 kg, gula pasir 3 kg, Satu kemas sosis, produk olahan nasi bebek, satu kotak kue, 1 botol air mineral serta amplop berisi uang 200.000,- per kepala keluarga yang berjumlah kurang lebih 2287 kepala keluarga (KK) warga desa mojokrapak, pada Minggu (19/5) tahun lalu dan pada tahun tahun sebelumnya. Pembagian zakat dimulai sesuai undangan yang tercantum pukul 15.00 wib.

Pembagian zakat maal yang dilakukan setiap menjelang idul fitri ini bertempat di halaman masjid As-Sami’ Dusun Bulak Mojokrapak, meski jumlah penerima zakat maal dan sodaqoh lebih Dari 2000 orang, pembagian zakat ini berjalan sangat tertib dan lancar karena panitia sudah mengatur tempat, pintu masuk dan keluar berdasarkan wilayah/dusun, daftar antrian berdasarkan undangan yang sudah diberikan oleh panitia 5 Hari sebelum pelaksanaan, setelah menerima satu paket zakat yang sudah diberikan panitia mereka menunggu sambil duduk sesuai dengan tempat yang sudah disiapkan oleh panitia, sebagaimana tahun sebelumnya, acara ini juga dimanfaatkan untuk doa bersama dan mauidloh hasanah oleh KH. A. Hadziq.

Ikut hadir pada pembagian zakat antara lain Kapolsek Tembelang, Danramil Tembelang, Camat Tembelang dan anggota DPRD Kabupaten. Jombang H. Sunardi,

Selain warga Desa Mojokrapak juga ikut menerima keberkahan zakat dan sodaqoh dari H. Warsubi dan H. Agung Wicaksono tiap bulan romadlon adalah warga Desa Sidomulyo, Jabon Posogeneng, Pesantren sebagian Tampingmojo dan Kalijaring serta abang becak se – Kabupaten Jombang yang dibagikan menjelang idul fitri untuk mengharap ridlo dan keberkahan bulan yang suci. Bedanya bagi warga di luar Mojokrapak langsung dibagikan ke daerah melalui panitia yang sudah di bentuk.

Menurut, salah satu tokoh di Desa tersebut, gerakan “Mojokrapak Bersedekah” secara luas bisa juga menjadi pendorong pengusaha yang lain mengeluarkan zakat maalnya, “Dengan penyaluran zakat maal dan sodaqoh yang mencapai 8000 orang lebih tentu dapat meringankan beban ekonomi yang mereka hadapi dan dapat menjalin persaudaraan yang erat antara sesama Muslim sekaligus menjadi bebunga bagi masyarakat menjelang idul fitri, dan tidak kalah penting juga dapat merangsang pengusaha lain untuk mengeluarkan zakat maal-nya,” katanya. (nasir)
s

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *